AKSI Ekspedisi Corallium XXII

Marine Diving Club (MDC) Kelautan Undip Mengadakan Aksi Ekspedisi Corallium XXII dengan tema  “Jangan Berbuat Ulah! Sampah Kita Olah!” di CFD Pleburan dan Taman Tirto Agung Semarang.

Minggu, 6 Maret 2022 bertempat di Car Free Day (CFD) Pleburan, Semarang dan Taman Tirto Agung, Semarang. Kami dari MDC (Marine Diving Club) Universitas Diponegoro mengadakan kegiatan Aksi Ekspedisi Corallium XXII sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku dengan memakai masker. Aksi ini merupakan kegiatan untuk mensosialisasikan kegiatan tahunan MDC yaitu ekspedisi corallium yang akan kita laksanakan pada bulan Maret akhir 2022 nanti, selain itu dalam aksi ini kami juga menyampaikan mengenai dampak sampah terhadap laut serta cara mengolah sampah dengan konsep 3R. Hal ini sesuai juga dengan tema Ekspedisi Corallium XXII yaitu “Jangan Berbuat Ulah! Sampah Kita Olah!” Jadi kegiatan Ekspedisi Corallium ialah kepanjangan dari ekspedisi Coral Millenium dimana ekspedisi ini diganti nama dari Ekspedisi Karimunjawa menjadi Ekspedisi Corallium di tahun 2000-an. Ekspedisi ini dilaksanakan oleh anggota muda MDC dan menjadi ekspedisi pertama para peserta Open Recruitment MDC tersebut. Ekspedisi ini juga sebagai tahap terakhir dari Open Recruitment yang diselenggarakan oleh MDC. Pada tahap ini para anggota muda menjadi panitia pelaksana ekspedisi dan sebagai pembelajaran untuk kedepannya di berbagai kepanitiaan lainnya.

Panitia AKSI melakukan briefing dan bersiap-siap

 

Sosialisasi tentang Ekspedisi Corallium kepada pengunjung Stand

Sebelum dilaksanakan kegiatan Ekspedisi Corallium XXII ini maka kita melakukan AKSI dengan edukasi ke masyarakat terlebih dahulu mengenai ekspedisi ini dan tema yang kita angkat pada tahun ini yaitu mengenai pengolahan sampah. Aksi pertama dilaksanakan di CFD Pleburan, Semarang dimana kami panitia bersiap siap di Base Camp MDC pukul 04.00 WIB kemudian kami tiba di CFD Pleburan dan memasang stand Aksi kami. Kamudian Aksi di CFD ini kita mulai dari pukul 06.00 WIB dan diakhiri pada pukul 10.00 WIB. Kami melakukan aksi ini dengan membagi beberapa tim, ada yang tim yang berjaga di stand dan ada beberapa tim yang nyebar untuk edukasi dan sosialisasi. Untuk tim yang berada di stand mereka melakukan aksi sosialisasi kepada masyarakat umum yang lewat pada saat CFD itu mengenai apa itu Ekspedisi Corallium, lalu menjelaskan mengenai dampak sampah terhadap laut dan ekosistem terumbu karang, menjelaskan mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang mencakup konsep Reduce, Reuse, Recycle serta menjelaskan tentang biodegradable pot dan ajakan mengurangi penggunaan plastik. Pada stand ini kami turut menayangkan video Ekspedisi Corallium tahun sebelum-sebelumnya sehingga masyarakat paham mengenai ekspedisi ini. 

Foto bersama dengan peserta AKSI

Sosialisasi konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle)

Kami juga memasang sign atau poster yang dikalungkan di badan salah satu panitia kami mengenai dampak sampah terhadap laut dan biota laut, agar masyarakat lebih tertarik dan mudah memahami edukasi kami tentang bahaya sampah terhadap laut. Selanjutnya di stand kami juga ada beberapa maskot untuk meramaikan aksi yaitu berupa maskot sampah plastik dan maskot penyelam. Pada maskot sampah plastik, terdapat salah satu panitia kami yang memakai rompi yang terbuat dari anyaman sampah plastik. Harapannya dengan adanya maskot tersebut pengunjung stand atau masyarakat yang melihat dapat mengerti tujuan kami untuk dapat mengolah kembali sampah yang tidak terpakai menjadi bahan bahan yang bermanfaat dan memiliki value. Kemudian terdapat maskot penyelam, dimana ada salah satu panitia kami yang memakai baju penyelam, diharapkan dengan maskot ini masyarakat dapat mengenal lebih dekat mengenai dunia selam. Pada meja stand kami, terdapat sejumlah pot biodegradable yang sebelumnya kami buat. Pot biodegradable ini merupakan pot yang terbuat dari sampah kertas yang dihancurkan lalu dicetak berbentuk pot. Pot biodegradable ini kita tunjukkan kepada pengunjung stand yang datang dan kita jelaskan juga cara membuatnya. Pot ini kami taruh di stand selain untuk menunjukkan contoh nyata pengelolaan sampah pada konsep 3R, pot ini kita jual untuk mencari keuntungan buat dana kebutuhan Ekspedisi Corallium nantinya. Pada aksi ini kami juga menjual beberapa barang danusan kami seperti set makan, totebag, baju, dan tumbler yang dapat langsung dibeli oleh masyarakat. Jadi, konsep stand ini kami mengajak masyarakat untuk datang ke stand kami, selanjutnya kita jelaskan mengenai hal-hal seperti yang sudah dijelaskan diatas. Tidak lupa, kami juga menyediakan refill galon gratis buat minuman para masyarakat umum yang lewat dan pengunjung stand. Refill galon ini juga dapat menjadi cara agar masyarakat mengurangi sampah plastik dan mulai membawa tumbler minumannya pribadi. Selain itu, kami juga mengadakan mini games yang berupa pertanyaan bagi pengunjung stand. Apabila dari pertanyaan yang sudah kami berikan dijawab dengan benar kami akan memberikan hadiah berupa stiker. 

Sosialisasi mengenai pengolaan sampah menjadi biodegradable pot

AKSI di Taman Tirto Agung, Semarang

Tim yang menyebar pada aksi ini, kami membagi ke beberapa tempat di sekitaran CFD Pleburan. Untuk tim yang menyebar ini konsepnya juga hampir sama dengan yang distand, kita tetap mensosialisasikan mengenai Ekspedisi Corallium dan tema yang diangkat pada ekspedisi tahun ini. Kemudian kita juga menunjukkan video corallium tahun sebelum-sebelumnya. Lalu kita menjelaskan aksi di pulau parang dan pendataan di pulau kumbang beserta alasannya, mengenalkan biodegradable pot, mengajak foto bersama dan video jargon Corallium XXII, mengajak untuk ke stand setiap orang yang kita temui pada saat sosialisasi ini, sosialisasi mengenai konsep 3R dan dampak sampah terhadap laut. Kemudian setelah edukasi dan penjelasan selesai kita meminta data orang yang kita temui berupa nama dan nomor handphone buat kita undang saat Seminar Hasil Ekspedisi Corallium nantinya. Pada aksi di CFD Pleburan ini kami menargetkan orang yang kita sosialisasiin dan kita data berjumlah 160 orang, namun karena ramainya pengunjung dan kita aktif buat sosialisasi ini kita dapat melebihi target dengan jumlah 50 orang yang kita data. Kemudian data ini akan kita simpan buat undangan nanti saat Seminar Hasil Ekspedisi Corallium XXII. Setelah dirasa data orang yang kita butuhkan cukup kemudian kita bersiap-siap untuk kembali ke base camp MDC untuk beristirahat. Sekitar pukul 10.00 WIB kita pulang menuju BC MDC dan beristirahat kemudian kita melakukan persiapan lagi untuk melakukan aksi kedua kita di Taman Tirto Agung pukul 15.00 WIB. 

Meja stand AKSI

Aksi kedua kita yang dilaksanakan di Taman Tirto Agung pada sore harinya merupakan rangkaian kegiatan yang sama dengan Aksi di CFD Pleburan sebelumnya. Konsep kegiatannya sama kita mendirikan stand, kemudian kita ada tim yang menyebar buat melakukan sosialisasi. Hanya saja buat aksi di Taman Tirto Agung ini kami menargetkannya mahasiswa, karena Taman Tirto Agung ini sering menjadi tempat berkumpulnya mahasiswa saat sore hari. Pada aksi yang kedua kami, pengunjung aksi di stand cukup ramai dan tim yang menyebar pun juga mendapatkan peserta. Walaupun jumlah orang yang kami data tidak sebanyak orang saat aksi di CFD Pleburan. Jumlah orang yang kami data dan kami kami lakukan sosialisasi di kedua tempat ini berjumlah 200 orang dari target kami yang hanya 100 orang. Sehingga dapat dibilang acara kami sukses dan membuat orang-orang tertarik untuk mengunjungi stand aksi kami. Diharapkan para peserta yang telah kami data ini mau mengikuti Seminar Hasil Ekspedisi Corallium XXII nantinya serta dapat menerapkan pengolahan sampah melalui konsep 3R seperti yang telah kita sampaikan.

Maskot dampak sampah dan konsep 3R

 

AKSI EKSPEDISI CORALLIUM XXII
Jangan berbuat ulah! Sampah kita olah!

Waspada Dira Anuraga

 

Yudha Hernawan (MDC XXVII)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *