Sustainable Tourism Initiative by Marine Diving Club: Campus Education and Field Action for a Sustainable Future in the Faculty of Fisheries and Marine Science, Universitas Diponegoro and Car Free Day Simpang Lima
Ekspedisi Corallium merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Anggota Muda MDC setiap tahunnya di Kepulauan Karimunjawa sebagai syarat penyelesaian tahap open recruitment. Terdapat rangkaian kegiatan dari Ekspedisi Corallium tersebut, mulai dari Aksi Kampus dan Aksi CFD, pelaksanaan Ekspedisi Corallium, serta Seminar Hasil. Pada setiap tahunnya, Ekspedisi Corallium memiliki tema yang berbeda-beda sesuai dengan dinamika isu lingkungan terkini. Akibat tingginya aktivitas pariwisata di Karimunjawa, Ekspedisi Corallium tahun ini mengusung tema mengenai Pariwisata Berkelanjutan dengan fokus utama meliputi pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal untuk menjaga keindahan alam serta budaya di Karimunjawa. Melalui Ekspedisi Corallium XXVII, kami mengajak civitas akademika FPIK Undip dan masyarakat untuk menanamkan pemahaman serta menerapkan prinsip pariwisata yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan demi menjaga ekosistem pesisir dan laut.
Pada aksi kampus di lingkungan FPIK dan CFD di Simpang Lima Semarang, pengenalan tema kami mengenai Pariwisata Berkelanjutan digambarkan melalui kehadiran maskot ‘Kara’ dan ‘Raka’. Maskot ‘Kara’ mengenakan gaun berwarna merah muda berumbai karang dengan mahkota karang dan aksesoris karang di tangan yang merupakan gambaran karang sehat dan harus dijaga. ‘Kara’ memiliki sifat pemalu, lemah lembut, dan penyabar sebagai representasi karang yang memiliki pesona indah dan anggun, namun sangat sensitif serta membutuhkan waktu dan kesabaran panjang untuk tumbuh dan pulih dari ancaman kerusakan. Kemudian maskot ‘Raka’ mengenakan kemeja pantai putih, celana hijau, hiasan topi, aksesoris kacamata, dan membawa tote bag serta tumbler sebagai wujud nyata aksi edukasi untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai saat berwisata. ‘Raka’ memiliki sifat suka menjelajah dan pemberani yang merepresentasikan sosok wisatawan cinta lingkungan. Penjelajahan yang luas membawa ‘Raka’ lebih dekat pada alam sekaligus menumbuhkan kepeduliannya, sifat berani mendorong aksi nyata untuk mengubah kebiasaan buruk pariwisata, menolak plastik sekali pakai, serta melindungi alam. ‘Raka’ sebagai turis yang cinta dan peduli lingkungan memiliki tugas untuk mengajak civitas akademika FPIK serta masyarakat luas untuk melindungi lingkungan pesisir dan laut.
Maskot Aksi ‘Kara’ dan ‘Raka’
Kegiatan aksi Ekspedisi Corallium XXVII dilaksanakan dua kali yaitu aksi kampus dan aksi CFD. Pada tanggal 22 September 2026 kami melakukan aksi kampus yang bertempat di depan gedung Akademik FPIK Universitas Diponegoro. Seluruh panitia melakukan persiapan mulai pukul 05.35 WIB di basecamp. Segala persiapan kami lakukan, mulai dari pengecekan alat, kesesuaian dresscode, sampai briefing kegiatan. Setelah bersiap, kami berangkat pada pukul 06.40 WIB menuju lokasi aksi kampus tepatnya depan Gedung Akademik FPIK. Sesampainya di lokasi, koordinator lapangan langsung melaksanakan briefing singkat kepada seluruh panitia dan mendirikan stan sebelum aksi dimulai pada pukul 07.30 WIB. Peran senior turut membantu dalam penyampaian informasi kepada audiens mengenai fokus utama Ekspedisi Corallium XXVII. Informasi yang disampaikan mencakup pendataan ekosistem terumbu karang, pendataan kondisi sosial ekonomi masyarakat Karimunjawa, serta program sosialisasi di SMKN 1 Karimunjawa. Sharing awareness mengenai tema Pariwisata Berkelanjutan kami lakukan kepada civitas akademika FPIK melalui jargon “Explore with care, Conserve with love”. Langkah ini bertujuan membangun kesadaran audiens tentang pentingnya etika berwisata, khususnya pada ekosistem terumbu karang, serta mengenalkan tiga pilar utama dalam pariwisata berkelanjutan yaitu lingkungan, sosial-budaya, dan ekonomi. Bentuk dukungan aksi sosialisasi mengenai wisata ramah lingkungan secara nyata kami lakukan dengan menyediakan fasilitas isi ulang air minum gratis untuk meminimalisir penggunaan botol plastik. Selain itu, kami juga menawarkan berbagai merchandise menarik seperti stiker, gantungan kunci, kaos, dan tote bag untuk menarik minat pengunjung stan. Seluruh audiens serta senior yang hadir di data secara rapi melalui sistem absensi sebagai arsip untuk kami undang saat Seminar Hasil mendatang. Kegiatan Aksi Kampus Ekspedisi Corallium XXVII berjalan sukses dengan audiens berjumlah 321, melampaui target yang kami tentukan. Antusiasme tidak hanya berasal dari civitas akademika FPIK, tetapi ada juga dari fakultas lain yang turut menyempatkan diri untuk mendengarkan penyampaian materi dari kami.
StandAksi Kampus di depan Gedung Akademik FPIK Undip
Sosialisasi Aksi Kampus Ekspedisi Corallium XXVII
Aksi sosialisasi Car Free Day dilakukan sebagai kegiatan lanjutan aksi Ekspedisi Corallium. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober 2026, bertempat di depan Gedung BAPELKES Kemenkes Semarang Simpang Lima. Persiapan panitia untuk aksi dimulai pada pukul 03.30 WIB dan kemudian sarapan bersama di basecamp. Setelah melakukan persiapan, kami melaksanakan keberangkatan menuju lokasi aksi pada pukul 04.30 WIB. Sesampainya di lokasi, kami langsung menurunkan barang dan mendirikan stan aksi sosialisasi. Bentuk kegiatan yang kami laksanakan tidak jauh berbeda dengan aksi kampus yang sebelumnya sudah dilakukan. Melalui aksi CFD ini kami berharap informasi yang kami sampaikan dapat tersebar lebih luas. Antusiasme audiens pada aksi CFD tidak kalah dengan aksi kampus, banyak masyarakat yang penasaran dan tertarik pada tema yang kami bawakan hingga yang datang mengunjungi stan mencapai 262 orang. Pelaksanaan sosialisasi mengenai pariwisata berkelanjutan kami lakukan di stan dan keliling di sekitar lokasi aksi. Kami juga menyediakan air isi ulang gratis dan absensi bagi audiens untuk dapat diundang saat pelaksanaan Seminar Hasil.
Stand Aksi CFD Ekspedisi Corallium XXVII
Sosialisasi Aksi CFD Ekspedisi Corallium XXVI
Setiap langkah dalam aksi ini merupakan perwujudan nyata dari tagline MDC yaitu Scientific, Education, and Conservation. Melalui sosialisasi ini, civitas akademika FPIK Undip serta masyarakat Semarang diajak untuk menumbuhkan kepedulian dan menerapkan pariwisata berkelanjutan sebagai langkah krusial menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut jangka panjang. Apresiasi serta ucapan terima kasih setinggi-tingginya saya tujukan kepada panitia Anggota Muda 32 atas dedikasi dan kerja kerasnya, para senior atas bimbingan yang konsisten, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi meramaikan kegiatan ini.
Foto bersama audiens Aksi Ekspedisi Corallium XXVII
Rangkaian kegiatan selanjutnya berlanjut menuju puncak acara Ekspedisi Corallium XXVII di Kepulauan Karimunjawa. Harapan besar menyertai seluruh anggota agar pelaksanaan ekspedisi dapat berjalan lancar, aman, serta menghasilkan data dan dokumentasi yang bermanfaat bagi kelestarian ekosistem pesisir. Undangan dan harapan besar ditujukan kepada Bapak/Ibu serta seluruh rekan untuk berkenan hadir pada Seminar Hasil Ekspedisi Corallium XXVII mendatang guna menyimak hasil pendataan, dokumentasi, serta wawasan menarik dari perjalanan ini. Sampai jumpa di Seminar Hasil!
Waspada Dira Anuraga!
Sisilia Angeline Marisca – Odonus (Anggota Muda XXXII)