Eight Days Beneath The Waves : MDC XXXI Journey in Corallium Expedition XXVI, Menjangan Kecil Island, Karimunjawa Archipelago
Setelah mengadakan Aksi Ekspedisi Corallium XXVI, tibalah saatnya kami berangkat ke Pulau Karimunjawa untuk melaksanakan Ekspedisi Corallium XXVI dengan tujuan untuk memperoleh data dan informasi terkini mengenai kondisi ekosistem terumbu karang pada site yang telah dilakukan sistem buka-tutup site akibat aktivitas pariwisata, serta melakukan monitoring ekologi terumbu karang untuk menilai efektivitas penerapan sistem tersebut di Pulau Menjangan Kecil, Karimunjawa.
Ekspedisi Corallium XXVI dibuka pada tanggal 31 Oktober 2025, pembukaan diisi dengan sambutan dari ketua Ekspedisi Corallium XXVI, Andara Nasya Cahyanova (Cycloseris, Anggota Muda XXXI), perwakilan ketua Open Recruitment MDC XXXI (Diany Alifyarizki Khoirunnisa MDC XXX), dan diakhiri dengan sambutan dari ketua MDC (Afifah Khansa MDC XXIX). Sambutan dipenuhi dengan motivasi, harapan, dan dukungan semangat kepada anggota muda XXXI yang akan berangkat Ekspedisi Corallium XXVI. Setelah sambutan, kami menyanyikan mars MDC untuk menambah semangat sebelum dilanjutkan ke sesi dokumentasi bersama. Pembukaan ditutup dengan sharing session atau berbagi pengalaman oleh senior MDC XXIX, Haikqal dan Afifah Khansa. Hari pertama diakhiri dengan ujian karang dan ikan karang serta simulasi pendataan bagi anggota muda XXXI sebagai bentuk persiapan dan kalibrasi kemampuan agar lebih siap pada hari pendataan yang sesungguhnya.

Pembukaan Ekspedisi Corallium XXVI

Hari kedua tanggal 1 November 2025 pukul 01.00 pagi kami berangkat dari basecamp dengan menggunakan bus menuju ke pelabuhan kartini Jepara. Sesampainya di pelabuhan, kami langsung melakukan loading alat ke kapal siginjai untuk keberangkatan menuju Pulau Karimunjawa. Tiba di Pulau Karimunjawa, kami langsung loading alat ke pick up dan berangkat menuju homestay dimana kami beristirahat sebentar lalu melakukan pendataan sosial ekonomi kepada masyarakat disana dengan tujuan memperoleh gambaran mengenai tingkat pemahaman masyarakat terhadap gaya hidup zero waste serta mengetahui kondisi pengelolaan dan permasalahan sampah di Karimunjawa. Selain itu kami juga melaksanakan sowan atau kunjungan silaturahmi kepada pihak Balai Taman Nasional Karimunjawa (BTNKJ) sebagai bentuk perkenalan, penyampaian maksud kegiatan, serta untuk menjalin koordinasi yang baik selama pelaksanaan ekspedisi yang dilakukan oleh ketua Ekspedisi Corallium XXVI dan Ketua MDC. Hari kedua ditutup dengan persiapan anggota muda XXXI untuk hari berikutnya dimana kami akan melaksanakan LPT sertifikasi dan simulasi pendataan di Pulau Cemara Besar. Perjalanan panjang yang melelahkan terasa terbayarkan dengan disambutnya kami oleh pemandangan indah Karimunjawa serta obrolan hangat bersama masyarakat setempat yang penuh keramahan.


Tanggal 2 November 2025, LPT dan simulasi pendataan dibagi menjadi tiga kloter dimana dua kloter yang berangkat terlebih dahulu ke Pulau Cemara Besar menjadi satu tim yang dibimbing oleh instruktur selam sekaligus senior kami yaitu Mas Budi Haryono (MDC IV). Tim 1 selesai pada pukul 12.00 siang yang kemudian langsung dilanjut dengan pergantian tim 2 kloter tiga untuk berangkat LPT dan simulasi pendataan. Simulasi pendataan dilakukan bagi anggota muda XXXI sebelum dilaksanakannya pendataan yang sebenarnya di Site Maer nantinya. Setelah kegiatan hari ketiga selesai, Tim kedua kembali dan sampai di dermaga pada pukul 17.20 dan langsung kembali ke homestay untuk istirahat serta makan malam. Pada hari ketiga ini, kegiatan LPT dan simulasi berjalan dengan santai dan menyenangkan, namun tetap penuh makna karena dari kegiatan tersebut kami banyak belajar untuk mempersiapkan pendataan langsung di lapangan esok harinya.


Senin, 3 November 2025 merupakan hari dimana kami melakukan pendataan karang dan ikan karang di Site Maer, Pulau Menjangan Kecil, Karimunjawa. Perjalanan dari dermaga ke Site Maer dimulai pada pukul 06.00 pagi, pada hari pertama pendataan ini dibagi menjadi beberapa tim untuk melakukan penentuan titik koordinat, tim survey dan jangkar, tim gelar dan gulung transek, tim pendata karang dan ikan karang, serta tim pendata parameter oseanografi. Sesampainya di Site Maer kami langsung melakukan gelar transek dengan panjang 20 x 5 meter pada tiga kedalaman yaitu kedalaman 3 meter, 5 meter, dan 10 meter untuk merepresentasikan kondisi ekosistem terumbu karang Site Maer secara keseluruhan. Selanjutnya kami melakukan pendataan karang dan ikan karang pada site yang dilakukan dengan metode LIT atau Line Intercept Transect. Pendataan parameter oseanografi juga dilakukan yang mencakup pendataan suhu, salinitas, pH, DO, kecerahan dan arus pada tiga kedalaman tersebut dengan tiga kali pengulangan agar data lebih representatif. Pendataan hari pertama diawali dengan hujan yang cukup deras namun tidak berlangsung lama yang selanjutnya cuaca menjadi cerah sedikit berawan hingga ke penghujung hari. Hari pertama pendataan diakhiri dengan foto ikonik anggota muda XXXI. Pendataan dilakukan selama dua hari dimana hari kedua tanggal 4 November 2025, kami melakukan pendataan di Site Kontrol dan Taka Bintang. Pendataan pada hari kedua ini dilakukan sama seperti pendataan hari pertama, hanya berbeda site saja. Sama seperti hari pertama pendataan, cuaca diawali dengan hujan ringan yang kemudian cerah sedikit berawan. Puji syukur selama dua hari pendataan, arus dan gelombang tidak begitu kencang.

Pendataan Ekosistem Terumbu Karang
Hari keenam tanggal 5 November 2025 pada hari Rabu, kami mengunjungi SMPN 1 Karimunjawa untuk melakukan aksi sosialisasi mengenai tema kami yaitu Zero waste kepada siswa – siswi SMPN 1 Karimunjawa. Aksi sosialisasi dimulai pada pukul 08.00 pagi yang diawali dengan sambutan oleh ketua Ekspedisi Corallium XXVI, Andara Nasya Cahyanova (Cycloseris, anggota muda XXXI) dan wakil kepala sekolah SMPN 1 Karimunjawa, Bapak Khoirul Anam S.Pd. Selanjutnya, kami menyampaikan materi mengenai Zero waste dengan harapan siswa – siswi SMPN 1 Karimunjawa dapat menerapkan hidup mengurangi sampah untuk menjaga lingkungan. Setelah pemaparan materi, diadakan sesi istirahat selama 15 menit. Pada sesi ini siswa – siswi SMPN 1 Karimunjawa beristirahat untuk makan sebelum melakukan kegiatan selanjutnya yaitu pembuatan totebag ecoprint. Proses pembuatan totebag berlangsung selama 30 menit. Pada kegiatan ini, siswa membuat motif dan pigmen dari daun dengan mengetuknya secara hati-hati menggunakan batu yang telah disediakan oleh anggota muda XXXI. Siswa – siswi SMPN 1 Karimunjawa tampak sangat antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan aksi sosialisasi ini bahkan saat kegiatan baru dimulai, siswa – siswi SMPN 1 Karimunjawa tampak sangat ceria untuk mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Aksi sosialisasi ditutup dengan sesi dokumentasi bersama. Kegiatan aksi sosialisasi hanya berlangsung setengah hari saja, sehingga hari dilanjutkan dengan anggota muda XXXI meng-input data hasil pendataan sosial ekonomi serta hasil pendataan karang dan ikan karang. Selain itu, kami juga mulai mengerjakan laporan Ekspedisi Corallium XXVI untuk mengisi sisa hari kami.


Aksi Sosialisasi SMPN 1 Karimunjawa
Pada hari ketujuh tanggal 6 November 2025, hari dimana kami melakukan fun dive di Pulau Geleang. Fun dive dilakukan dengan dibagi kedalam beberapa kelompok, fun dive dilaksanakan selama kurang lebih 3 jam. Setelah fun dive, kami sempat menghabiskan waktu sebentar di Pantai Tanjung Gelam, setelahnya kami langsung kembali ke homestay untuk beristirahat. Keesokan harinya pada tanggal 7 November 2025, tibalah hari terakhir kami di Pulau Karimunjawa, perjalanan dari homestay ke pelabuhan kartini dimulai pada pukul 10.00 pagi. Sesampainya di pelabuhan kami sempat menunggu sebentar untuk persiapan dari kapal siginjai, kemudian ketika kapal sudah siap kami langsung loading alat dari pelabuhan ke kapal. Perjalanan pulang kembali ke Jepara berlangsung kurang lebih selama 5 jam, begitu sampai, kami langsung loading alat lagi namun kali ini kami loading alat dari kapal ke bus. Setelahnya kami langsung kembali ke Semarang dan melaksanakan penutupan Ekspedisi Corallium XXVI di basecamp sebagai penanda bahwa Ekspedisi Corallium XXVI telah berakhir.

Fun Dive di Pulau Geleang
Ekspedisi Corallium XXVI membawa banyak suka dan duka. Kegiatan ini berjalan dengan lancar meskipun sempat dihadapkan pada berbagai kendala. Melalui pengalaman yang penuh tantangan ini, kami belajar untuk sigap, berpikir cepat, dan bekerja sama dengan baik. Walaupun terasa melelahkan, kegiatan ini sangat berkesan dan memberikan banyak pelajaran berharga, terlebih karena menjadi pengalaman pertama bagi kami. Kami menutup perjalanan Ekspedisi Corallium XXVI ini dengan penuh rasa syukur. Apa yang kami rencanakan selama dua bulan akhirnya terwujud melalui delapan hari yang memberikan kami banyak kenangan baru. Kami, anggota muda XXXI selaku panitia Ekspedisi Corallium XXVI ingin menyampaikan terimakasih kepada pihak – pihak yang telah mendampingi dan mendukung kami dalam menyelenggarakan ekspedisi ini. Semoga hasil dan pengalaman dari ekspedisi ini dapat menjadi langkah awal bagi anggota muda XXXI untuk tetap terus belajar dan terus mengembangkan diri.

Anggota Muda XXXI di Pantai Tanjung Gelam
Selanjutnya akan ada seminar hasil dimana kami akan memaparkan hasil pendataan kami pada ekspedisi ini. Jangan lupa hadir untuk menjadi bagian dari momen berbagi pengalaman kami setelah menuntaskan Ekspedisi Corallium XXVI ini ya!
Waspada Dira Anuraga!
Andara Nasya Cahyanova – Cycloseris (Anggota Muda XXXI)
